Rabu, 13 Mei 2015

[Sebuah Tips] Writer's Block

Sekedar sharing untuk pembuka blog ini.



Jadi, panggil Mauren. Atau apapun yang kalian suka. Untuk sekedar memberitahu, semua postingan blog ini bakal penuh dengan "dunia kepenulisan". Iya, aku tahu, aku belum jadi penulis.



Untuk awal, mari kita isi dengan jurnal aneh saya.



Tentang Writer's Block.



Istilah ini beneran ada? Iya ada. Dan banyak di antara kalangan penulis yang sering sharing tentang mengatasi Writer's Block.



Writer's Block, ini adalah keadaan kalau kamu sedang tumpul ide, macet, dan gak bisa ngelanjutin naskah kamu. Ini bahaya, dan harus dihindari! Ada beberapa penulis yang pensiun karena masalah ini, dan ada beberapa penulis yang bertahun-tahun lamanya mengalami Writer's Block.



Aku juga pernah mengalaminya. Ada sekitar 4 cerita yang mengalami macet dan gak pernah lanjut-lanjut (sampai saat ini). Sebenarnya ada banyak cara menghadapi Writer's Block ini.



Ini menurutku lho...



1. Musik



Ini paling digemari. Maksudku, musik bisa merubah suasana hati seseorang. Karena mungkin naskahmu stop/macet karena sedang dalam suasana hati yang buruk. Dengarkan musik yang menginspirasi. Kalau bisa perhatikan lirik dan maknanya, biasanya cara ini berhasil (untukku begitu).



2. Tidak perlu dipaksakan



Jangan, jangan dipaksakan. Jika sudah macet ide, dan kamu tetap memaksa untuk tetap melanjutkan ceritamu, maka semuanya akan kacau balau. Percayalah. Bisa jadi tiba-tiba bahasamu berubah dari yang sebelumnya, atau alurmu yang jadi terlalu cepat, bahkan cerita yang keluar dari tema yang sesungguhnya.



3. Baca buku



Ini adalah konsumsi utama seorang penulis. Tidak ada seorang penulis yang bisa sukses tanpa membaca buku. Semua berawal dari buku yang dibaca, yang membuat kita berkeinginan untuk ikut menulis juga bukan? Maka dari itu, bacalah buku. Ini untuk menambah kosa kata, juga mempelajari karya-karya penulis lain. Kalau bisa, bacalah buku yang sesuai dengan tema naskahmu.



4. Film Peyunginspirasi



Ini juga bisa membantu (walaupun tidak pada semua orang). Film mengandung makna dalam artian tertentu untuk penulis. Kadang suasana, latar, dan perasaan yang timbul oleh sebuah film bisa membuat seorang penulis terinspirasi.



Udah, aku tahunya cuma segitu aja.

Ini tidak lengkap, ya, memang. Tapi semoga membantu ^^.